Label

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Minggu, 22 April 2012

Hiduplah 1 Jam Dengan....???

 sumber :
 
Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya, "Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita?".

Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata, "Tidak, nak".

Putri kecil ini kemudian balik memandang ayahnya dan berkata lagi, "Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun?"

Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.

"Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa
melakukan kesalahan?"

Ayahnya tertawa, "Mungkin tidak bisa juga, nak".
"OK ayah, ini yang terakhir kali, apakah kita bisa hidup tidak berdosa
dalam 1 jam saja?".

Akhirnya ayahnya mengangguk, "Kemungkinan besar... bisa, nak "

Anak ini tersenyum lega.

"Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah. Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar...."

Pernyataan ini mengandung kebenaran sejati.

Marilah kita hidup dari waktu ke waktu, dengan memperhatikan cara
kita menjalani hidup ini. Dari latihan yang paling kecil dan
sederhana sekalipun, akan menjadikan kita terbiasa, dan apa
yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat,
dan sifat akan berubah jadi karakter, dan karakter akan menjadi destiny.....

Hiduplah 1 jam ...
tanpa kemarahan,
tanpa hati yang jahat,
tanpa pikiran negatif,
tanpa menjelekkan orang,
tanpa keserakahan,
tanpa pemborosan,
tanpa kesombongan,
tanpa kebohongan,
tanpa kepalsuan...

Lalu ulangi lagi untuk 1 jam
berikutnya.. .

Hiduplah 1 jam DENGAN
dengan kasih,
dengan sukacita,
dengan damai sejahtera,
dengan kesabaran,
dengan kelemah lembutan,
dengan kemurahan hati,
dengan kerendahan hati..

(coppast)

Sabtu, 14 April 2012

Kisah Akibat Membuka Aurat di Facebook (Renungan)

 sumber:
Alwy Kuta Hardtobeforgotten

Kisah ini mengenai seorang hamba Allah. Dia merupakan seorang wanita yang aktif berfacebook. Dalam facebook nya mempunyai banyak koleksi foto yang tidak menutup aurat. Selepas dia meninggal dunia, ibunya senantiasa bermimpi dia merayu kepada ibunya supaya menghapus foto-fotonya yang tidak menutup auratnya di Facebook. Malangnya tiada siapa yang mengetahui password Facebooknya.

Jadi, kemungkinan besar, rohnya tidak tenang dengan dosa auratnya yang dibiarkan begitu saja menjadi tatapan umum dan ingatlah, azab untuk kita yg sengaja membiarkan aurat kita dilihat oleh lelaki bukan mahram adalah dosa yang besar dan dapat membawa ke dalam Api Neraka Allah Ta'ala.

Cerita ini menjadi ikhtibar dan pelajaran buat kita, supaya tidak mengupload gambar kita yang tidak menutup aurat dengan sempurna, kita tak tahu bila kita akan Mati… Jadi, tolonglah kalau anda Sayangkan diri anda, Hapuslah gambar yang tidak sepatutnya.

Sebarkan suara Islam yang benar, Inilah penjajahan yang dibawa oleh Globalisasi Dajjalism. Sehingga Yang WAJIB ini kita main-mainkan dan Dosa ini kita lakukan tanpa RASA APA-APA. Ingatlah aurat laki-laki yang harus dijaga diantara lutut dan pusar sedangkan madzhab syafii ada keringanan bagi wanita yg bekerja untuk membuka wajah dan kedua telapak tangannya.

Sadarlah ,WALAU IKHLAS ATAU TIDAK YANG NAMANYA MENUTUP AURAT WAJIB DILAKUKAN, Jika Ikhlas maka Berpahala tetapi jika tidak Ikhlas maka sekurang-kurangnya TERHINDAR DARI DOSA.

Jangan dijadikan Ikhlas sebagai Alasan untuk menghalalkan yang Haram.
Ingat ini Saham dosa kita yg ditatap oleh ribuan orang bahkan lebih dari jutaan saat yang dengan mudahnya melihat foto kita.

Apabila telah sampai masanya – baru lah Penyesalan Sudah Tidak Berguna.
Akhir kalam, semoga roh dia dicucuri rahmat Ilahi. (Ust.Reza Assegaf)

Terlepas benar atau salah cerita di atas, menurut aurat memang menjadi kewajiban (wallahu a'lam )

Semoga Bermanfaat ...

Silahkan saudara-saudariku yang baik, yang mau share atau co-pas, dengan senang hati. Semoga bermanfaat. Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …

---Salam Santun Ukhuwah Karena-NYA---

Jumat, 13 April 2012

KISAH UANG

  1. SUMBER : 

    KISAH UANG ....

    Uang Rp1000 dan Rp100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama di cetak dan diedarkan Bank Indonesia. Mereka keluar pada saat bersamaan, berpisah dari bank, lalu beredar di masyarakat.


    Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda, terjadilah percakapan


    Rp100.000 : Kenapa badanmu begitu lusuh, kotor dan bau amis?


    Rp1.0
    00 : karena begitu keluar dari bank, aku langsung ke tangan orang-orang bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan hingga tangan pengemis. Kalau kamu, kenapa kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?

    Rp100.000 : karena begitu keluar dari bank, aku langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di mall dan hotel berbintang. Keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet.

    Rp1000 : pernahkah engkau mampir ke tempat ibadah?

    Rp100.000 : (terdiam, lalu) Jarang sih, bahkan banyak di
    antara kami yang belum pernah.

    Rp1.000 : ketahuilah, walaupun keadaanku seperti ini, setiap Jum'at aku selalu mampir di masjid-masjid dan di tangan anak yatim. Karena itu, aku selalu bersyukur kepada Tuhan. Aku dipandang manusia bukan sebuah nilai, tapi yang mereka pandang adalah sebuah manfaat....

    Akhirnya menangislah uang Rp100.000 karena merasa besar, hebat dan tinggi nilainya tetapi tidak begitu bermanfaat selama ini ..

Kamis, 12 April 2012

10 Best Performance Indonesian Idol

http://www.tabloidbintang.com/extra/top-list/52855-10-best-performance-indonesian-idol.html 


INDONESIAN Idol telah memasuki tahun ke-8, dan sepanjang hampir 9 tahun sudah banyak penampil yang menunjukan bakat dan atraksi vokal menawan.
Sebelum ajang tahun 2012 ini, dari puluhan idola, pastilah banyak yang masih membuat Anda terkenang.
Setelah mengamati selama 8 musim, penulis memiliki 10 penampilan paling diingat. Terbaik

Ya, memang sih relatif. Penampilan terbaik versi kami, mengambil parameter suara, keunikan, menyentuh, dan kedalaman kisah yang membuat penonton merasakan emosi si kontestan.
Yang pasti pecinta Indonesian Idol pasti bisa saling berbagi cerita dan mengenang bersama. Berikut penampilan terbaik sepanjang musim Indonesian Idol versi kami:

1.    Joy Tobing “To Love You More”
Hampir semua penampilan Joy Tobing dapat pujian. Tapi mungkin penampilan berkesan diantara sederet penampilan dia yang bagus adalah saat dia menyanyikan lagu “To Love You More”. Selain memang  sangat mengidolakan sang penyanyi asli, Celine Dion. Joy juga sangat menguasai liukan liukan jenis lagu seperti ini. Klimaks yang diberikan pada beberapa part sangat pas.  Selain bertenaga, rasanya belum ada kontestan yang berani menyanyi lagu ini, atau lagi-lagu pilihan Joy yang lain. Mungkin butuh keterampilan vokal yang tidak cetek. Saat ulang tahun Joy, beberapa saat setelah Idol, lagu tersebut kembali dinyanyikan khusus untuk keluarga dan kerabat yang datang.
http://www.youtube.com/watch?v=se9k8nC07Pk&feature=player_embedded
 
2.    Joy dan Delon “The Prayer”
Mungkin diantara semua penampilan inilah duet paling mencengangkan, dipuji, sekaligus awal dari semua kontroversi setelah babak final. Delon yang semula dicela jadi pujaan banyak orang.  Joy yang nggak kalah populer jadi juara. Tapi rekaman live lagu ini kemudian masuk ke album perdana Delon. Untuk penampilan solo sendiri, Delon nyaris tidak banyak dipuji.
http://www.youtube.com/watch?v=6wwKHE95Q5o&feature=player_embedded
 
3.    Winda Viska “Sang Dewi”
Tampil bagus bukan segalanya, masih banyak faktor lain yang membuat seorang kontestan bisa melaju. Winda membuktikan sendiri, penampilan bagusnya  yang dipuji Indra lesmana sebagai lebih bagus dari penyanyi aslinya tak membuat penonton mengirim sms untuknya, Winda tersingkir di babak kedua. Namun penampilan baik tetap penampilan baik. Hasilnya, akan dikenang dan dibicarakan sampai kapanpun dan Winda punya karier yang sangat baik diantara semua kontestan Indonesian Idol manapun.
http://www.youtube.com/watch?v=p7bXQq0O5mw&feature=player_embedded
 
4.    Mike “Bahasa Kalbu"
Mike memang membius, bikin merinding. Itu yang kami rasakan waktu menonton langsung di balai Sarbini. Dengan bahasa Kalbu Kami bisa merasakant suara Mike seperti “memeluk” hangat penonton. Jarang sekali ada lagu yang keluar dari nada yang seharusnya dan Mike mencetak banyak penampilan bagus.
http://www.youtube.com/watch?v=wr6gCLVh02s&feature=player_embedded

5.    Judika “Rocker Juga Manusia”
Agak bingung juga memilih lagu terbaik yang dinyanyikan Judika selama Indonesian Idol 2. Selain lagu “Rocker Juga Manusia” yang mengeksplor kemampuan Judika mendaki nada tinggi, lagu “Jemu” juga cukup membuat mata orang tertuju padanya. Judika menyanyikan kedua-duanya dnegan mempesona, tidak hanya saat di atas panggung spektakuler, tapi juga saat latihan dan rehearsal yang kami datangi.
http://www.youtube.com/watch?v=Xsjp9Zm8K40&feature=player_embedded
 
6.    Monita “Bagaikan Langit”
Saat muncul dengan lagu swing di ajang ini banyak yang terlonjak dengan bakat cewek satu ini. Tapi kemudian juri dan konsep acara yang tak mengijinkan seorang penyanyi bernyanyi dalam satu genre terus menerus, Momon banyak terseok-seok. Tapi lagu “Bagaikan Langit” menjadi semacam master piece Momon yang waktu itu baru duduk di tahun pertama Universitas Trisakti. Nggak heran Monita menjadi kontestan favorit Indra Lesmana hingga saat ini.
http://www.youtube.com/watch?v=_4e_33VVaxc&feature=player_embedded
 
7.    Ihsan “Untukku”
Dari segi apapun bakal banyak yang protes dengan masuknya penampilan ini. Tapi menyaksikan secara utuh Indonesian idol dari waktu ke waktu , rasanya nggak ada yang membuat lebih terkenang dan mengharukan dari penapilan yang satu ini. Indra lesmana,Titi DJ dan Dimas Djay pun sepakat untuk memberi komentar positif untuk penampilan mengharukan ini. 
http://www.youtube.com/watch?v=TKy8Otu5VMg&feature=player_embedded#!
8.    Giselle (Feat Mike Mohede) “Time To Say Goodbye”
Dalam posisi yang sudah kalah segalanya dari lawannya di babak Grand Final, Giselle masih mampu memberikan satu “tendangan” manis lewat penampilan yang cukup baik dalam balutan irama semi klasik.
http://www.youtube.com/watch?v=KRkEBPNqT2I&feature=player_embedded
9.    Rini “Because You Love Me”
Beberapa kali Rini menyanyikan lagu ini, tapi versi pertama yang dia nyanyikan di babak Spektakuler Show paling fresh, berani, dan enak didengar. Sejak menyanyikan lagu ini Rini mulai diperhitungn dan melaju hingga menaklukan Wilson di babak final.
http://www.youtube.com/watch?v=oLYgmi8UXVY&feature=player_embedded 

10.    Nania “Ingin Kumiliki”
Lagu ini seperti teriakan hati Nania yang ingin tampil terus di panggung Indonesian Idol. Sayang Nania harus pulang di babak 3 besar. Tapi penapilan ini cukup membuat disesalkan orang, kenapa bukan Nania yang menjadi lawan Joy di grand final?
http://www.youtube.com/watch?v=wndCkdu6eKg&feature=player_embedded
Penampilan kontestan yang mana yang Anda kenang, mungkin ada yang lain? 
(hari/gur)

Rabu, 11 April 2012

“…BELAJAR MEMBACA TANDA-TANDA dari ALLAH SWT…”

 SUMBER :


Ada kegundahan tersendiri yang dirasakan seekor anak katak…
ketika langit tiba-tiba gelap…
"Bu… apa kita akan binasa…? Kenapa langit tiba-tiba gelap…?"
ucap anak katak sambil merangkul erat lengan induknya…
Sang ibu menyambut rangkulan itu dengan belaian lembut.

"Anakku…" ucap sang induk kemudian…
"Itu bukan pertanda kebinasaan kita… Justru, itu tanda baik…"
jelas induk katak sambil terus membelai sang anak…
Dan anak katak itu pun mulai tenang…

Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama…
Tiba-tiba angin bertiup kencang…
Daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan…
Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin…

Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil…
"Ibu… itu apa lagi…? Apa itu yang kita tunggu-tunggu…?"
Tanya si anak katak sambil bersembunyi di balik tubuh induknya…

"Anakku… Itu cuma angin…" ucap sang induk tak terpengaruh keadaan…
"Itu juga pertanda kalau yang kita tunggu pasti datang…!" tambah sang Ibu menenangkan…

Dan anak katak itu pun mulai tenang…
Ia mulai menikmati tiupan angin kencang yang tampak menakutkan…

"Blarrr……!!!" suara petir menyambar-nyambar…
Kilatan cahaya putih pun kian menjadikan suasana begitu menakutkan…
Kali ini, si anak katak tak lagi bisa bilang apa-apa…
Ia bukan saja merangkul dan sembunyi di balik tubuh induknya…
Tapi juga gemetar… :
"Buuu… aku sangat takut… Takut sekali…" ucapnya sambil terus memejamkan mata…

"Sabar, anakku…!" ucapnya sambil terus membelai sang anak…
"Itu cuma petir… Itu tanda ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang…!
Keluarlah… Pandangi tanda-tanda yang tampak menakutkan itu…
Bersyukurlah, karena hujan tak lama lagi datang…" ungkap sang induk katak begitu tenang…

Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya…
Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam…
angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan…

Tiba-tiba…
ia berteriak kencang… "Ibu, Ibuuuu… hujan datang… Hujan datang……!
Horeeee…………!"

Sahabat Fillah…
Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan…
Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu…
Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan dan menawan…
Tidak disegarkan dengan wewangian harum…

Saat itulah…
tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan…

Persis seperti anak katak…
yang takut cuma karena langit hitam… angin yang bertiup kencang…
dan kilatan petir yang menyilaukan…

Padahal… itulah sebenarnya tanda-tanda hujan…
Padahal… itulah sebenarnya salah satu tanda-tanda anugerah…

Benar apa yang diucapkan induk katak… :
“jangan takut melangkah…
Jangan sembunyi dari kenyataan…
sabar dan hadapi dengan berserahdiri…
Karena Rahmat (hujan) yang ditunggu, Insya Allah, akan datang…
Bersama kesukaran ada kemudahan…
Sekali lagi, bersama kesukaran ada kemudahan…”

Kesadaran adalah matahari…
Kesabaran adalah bumi…
Keberanian menjadi cakrawala… dan…
Perjuangan adalah pelaksanaan kata kata…

Sahabat Fillah…
inti dari kisah ini adalah tentang…
“tanda-tanda dari Allah SWT yang qt belum pernah mampu menyadari…”

marilah qt mencoba belajar untuk merenungi setiap peristiwa yang terjadi…
maupun yang qt alami dalam hidup ini…

sesungguhnya dari setiap peristiwa yang terjadi dan yang qt alami…
terdapat pelajaran serta tanda-tanda dari Allah SWT…
bisa jadi tanda-tanda tersebut bagian dari Peringatan Allah SWT kepada qt…
bisa jadi pula tanda-tanda tersebut bagian dari Rahmat Allah SWT kepada qt…

masalahnya mengapa qt tidak dapat merasakan atau membaca tanda-tanda tersebut…?

mudah-mudahan kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi qt semua…
untuk lebih mengenal hidup ini…
untuk mencoba belajar mengenal tanda-tanda dari Allah SWT…

mudah-mudahan bermanfaat…
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
salam ukhuwah fillah…
“RQ / AA”
Bekasi…

Minggu, 01 April 2012

Saudara Kita : Menderita Benjolan Sebesar Bola Voli, Bocah TK Itu Tergolek Lemah

Minggu, 01/04/2012 17:47 WIB sumber: www.detik.com

 Purwo S - detikSurabaya

Pacitan - Sungguh malang nasib Alfi Nezza Ashara (6). Sudah seminggu lebih puteri pasangan Supriyanto (35) dan Semiyati, warga Dusun Benggle Desa Sambong, Pacitan ini tergolek di rumah sakit setempat. Bocah mungil itu tak henti-hentinya menangis. Dia tak kuasa menahan sakit karena bengkak di pangkal lengannya.

Irah (42), seorang keluarga menuturkan, kelainan yang diderita Alfi terjadi diketahui sejak 2 bulan lalu. Saat itu, muncul benjolan sebesar kepalan tangan. Orang tua pun mengira, gejala itu terjadi lantaran siswa TK tersebut terjatuh saat di sekolah. Oleh karena itu, Alfi dibawa ke dukun pijat.

Ternyata, pengobatan alternatif tak kunjung membawa perubahan. Yang terjadi, benjolan terus membesar. Hari-hari Alfi yang biasanya penuh keceriaan seketika berubah. Tingkahnya yang lincah dengan keceriaan dari wajahnya, lebih banyak berganti tangis. Tiap bergerak selalu terdengar rintihan dari mulutnya.

"Meskipun begitu tapi anaknya masih bermain dan sekolah seperti biasa. Benjolannya ya dibawa kesana kemari," ujar Irah tentang penyakit keponakannya yang sekarang sudah sebesar bola voli, Minggu (1/4/2012).

Sebelumnya, ungkap Irah, upaya medis sudah sering dilakukan. Misalnya membawa pasien berobat ke rumah sakit di Solo. Saat itu, lanjutnya, pihak rumah sakit menyarankan agar pasien menjalani khemotherapi. Hanya, karena alasan biaya, keluarga memilih membawanya pulang. Irah menyebut angka Rp 25 juta tiap pengobatan yang dilakukan seminggu sekali selama 2 tahun.

"Kalau hanya sekali saja mungkin masih bisa diusahakan. Tapi kalau sampai 2 tahun biayanya dari mana," imbuh perempuan berjilbab kepada detiksurabaya.com.

Selain menjalani perawatan di Solo, Alfi juga sempat dibawa ke salah satu rumah sakit di Surabaya. Hanya saja, upaya mencari kesembuhan terganjal tidak tersedianya ruang perawatan. Alhasil, pasien dibawa pulang. Terakhir, keluarga membawa Alfi berobat ke salah satu dokter spesialis penyakit dalam di Pacitan. Namun karena tidak ada perkembangan signifikan, pasien dibawa pulang.

Rupanya, selama berada di rumah, bengkak di bahu Alfi terus membesar. Puncaknya, benjolan itu pecah dan terus mengeluarkan darah. Khawatir terjadi hal terburuk, keluarga segera melarikannya ke Rumah Sakit Daerah. Saat ini, Alfi berada di Ruang Mawar VII Nomor 20. Badannya tampak makin kurus, sementara selang infus masih menancap di kaki. Sedangkan kedua orang tuanya terus menenangkan sang buah hati yang acap kali mengerang kesakitan.

Kepada wartawan, Supriyanto, mengaku belum memiliki rencana lain untuk kesembuhan anak semata wayangnya. Sebab, hingga hari ke-7 Alfi menjalani perawatan belum ada diagnosa terhadap penyakit yang diderita. Sementara, keterbatasan ekonomi sebagai buruh tani terus membayangi dirinya untuk mengambil tiap keputusan.

"Belum ada rencana apa-apa," katanya singkat.

(bdh/bdh)
sumber : diambil dari http://surabaya.detik.com/read/2012/04/01/174754/1882299/475/menderita-benjolan-sebesar-bola-voli-bocah-tk-itu-tergolek-lemah?y991101465